Selasa, 27 November 2012

SEBAIK LELAKI

SEBAIK LELAKI

Lelaki terindah di mata wanita bukanlah yang paling tampan, melainkan yang bisa membuat sang Hawa merasa tercantik di dunia.

Lelaki tercinta bagi wanita, dia yang prasangka tak mengalahkan budi pekertinya; yang kemarahannya tak mengunci pintu maafnya.

Lelaki tergagah di hati wanita bukanlah yang paling kekar, melainkan yang mampu mendengarkan, memahami dan mengerti curahan hatinya
.

Lelaki teragung di jiwa wanita, bukan hanya yang rajin sholatnya, melainkan yang ketekunan ibadahnya membuahkan akhlaq mulia.

Lelaki tershalih bagi wanita, buka sekedar yang banyak ilmu agama dan hafal Al Qur'an, melainkan yang kedua hal itu terjemah di kepribadiannya.

Lelaki tershalih bagi wanita, bukan yang sekedar banyak ilmu agama dan rajin ibadahnya tapi juga yang paling mulia akhlaqnya.

Lelaki hebat tak suka berjanji, tetapi memutuskan mencinta, dia menyusun rencana untuk memberi dan bekerja mewujudnya walau tersunyi.

Lelaki mengagumkan berkorban jiwa raga tuk sempurnakan karakter.

Lelaki terhebat bagi wanita bukanlah yang mampu membelikan segalanya tapi yang ada di sisi, setia dalam tangis dan tawanya.

Lelaki terkaya di angan wanita bukanlah yang terbanyak hartanya, melainkan dia yang penuh syukur pada Tuhannya, berjuang bagi keluarga.

Lelaki sejati memilih bangun dan bukan jatuh untuk cintanya. Agar cintanya menjadi istana megah menjulang, tinggi menggapai surga.

Senin, 26 November 2012

*~*Cintai dalam Diam*~*

*~*Cintai dalam Diam*~*

Bismillaahirrohmaanirr0hiim..

Aku mencintaimu diam-diam tanpa ucap,tanpa dekap namun selalu ada membelaimu seperti debur ombak membelai pantai..

Aku mencintaimu dalam diamku..
Aku memelukmu dalam do'aku..
Aku mencintaimu kerana Allah yg memberi rasa cinta ini..

So. . . .
Tak akan rugi jika cinta padanya tetap dlam diam..
kerana Allah pasti akan memberi yg terbaik untk kita..
Jika dia berkehendak,maka kita akan memilikinya nanti..
betul tidakkk?
dan kalaupun tidak,Allah pasti menyiapkan yg lbih baik lagi untk kita..

STOP?!
MENEBAR PES0NA & MENGUMBAR KATA CINTA kpda orang yg blum halal untuk kita..
tenang bang,nanti jikalau sudah menjadi pasangan halalnya.lanjut mang.pakai gaya jungker balik,tak masalah bro..
hehe^_*

DONT W0RRY,AND DONT BE C0NFUSE..
DIA Maha tau apa dan siapa yg terbaik untk kita.
yakinlah rahasianya itu indah..¤_~

teladanilah kisah cinta Fatimah dan ALi.

Dalam diamku aku mencintaimu¤_¤

Pengalaman Selama di IAID


Pengalaman Selama di IAID
Pengalaman ku selama berada di IAID yaitu, yang panstinya mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang baru, yang insyaa Alloh akan berguna bagi masa depan ku nanti, mendapatkan teman-teman, mengenal lebih banyak orang,sayangnya di IAID saya tidak mengikuti banyak kegiatan, dikarenakan kurang menyukainya, tapi tak apa lah.. J
Pengalamnku selama di IAID hal yang sangat bermakna sekali, dari saya tidak tau bagaimana sistem perkuliahan, yang dulu masih OSIS putih abu-abu, tetapi sekarang sudah menjadi Mahasiswa yang memiliki misi untuk merubah pribadi yang lebih baik lagi.
Amiinnnn....

Minggu, 25 November 2012

♥ Bersiap Menyambut Hadiah Terindah ♥

♥ Bersiap Menyambut Hadiah Terindah ♥

Tatkala dua hati bertaut rindu pun bersambut sungguh hati berbunga bak di taman surga...

Namun manakala romantika itu tak bermuara pada dermaga bahagia, izinkan diri sejenak menyentuh jiwa yang gundah gulana...

Duhai jiwa... seberapapun pengorbanan, kesetiaan dan keteguhan engkau pertahankan, andai dia tak ditaqdirkan untuk menemani sepanjang perjalanan keh

idupan niscaya tak kan pernah bisa disatukan...

Bukan karena Allah tak sayang, bukan karena Allah tak cinta, namun karena memang bukan dia yang dipilihkan untuk menjadi cinta sejati kita..yakinkan dalam diri bahwa Allah lebih tahu apa yang terbaik buat hamba-Nya...

Wahai hati yang sakit tiada terperi...

Sejenak bolehlah diri bertanya, bukankah dulu pernah merasakan kebahagiaan?

Mengapa tatkala berada di persimpangan jalan harus bermusuhan dan memutus tali persaudaraan?

Bukankah masih ada yang lebih indah daripada itu..bukankah menciptakan persaudaraan itu lebih indah dari pada perseteruan?

Tegarkan, ikhlaskan dan kuatkan diri walau untuk itu harus berjuang sepenuh hati...

Lembutkan hati, buka mata dan hati sanubari, tengoklah kanan kiri betapa di sana masih ada sebuah hati yang tulus murni menerima segala kelebihan dan kekurangan diri...

Yang hadirnya terkadang kita abaikan, kasih sayangnya kita lupakan...

Siapakah mereka?

Orang tua, saudara dan semoga calon kekasih halal kita yang dengan lembut menghapus air mata duka berganti bahagia..

Ikhlaskan setiap episode kehidupan yang menyapa, karena dengannya mendidik kita untuk bersikap dewasa...

Semoga dengan kelembutan hati kita menerima dengan ikhlas atas apapun ketentuan-Nya, Allah pun menyapa kehidupan kita dengan kelembutan-Nya pula... Dan persiapkan diri untuk menyambut hadiah yang terindah yang terkadang tiada kita duga...Insya Allah..

♥ Dunia Belum Berakhir ♥

♥ Dunia Belum Berakhir ♥

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat saudaraku fillah... Pasangan hidup adalah belahan jiwa, tempat hati menemukan muara ketenangan, ketentraman serta kasih sayang...

Tatkala diri belum berjumpa dengan kekasih pujaan, hati gundah gulana, jiwa selalu merindu kapan kira-kira bertemu...

Namun apa yang kita damba belum juga bersua, padahal usia sudah beranjak dewasa, orang tua sering bertanya sudah adakah tanda-tanda jodoh menyapa, orang di sekeliling juga tak mau ketinggalan ikut bicara, kenapa tidak segera melangkah ke dermaga bahagia?

Diripun dihantui beribu tanya... Tak layakkah kita mendapat kekasih halal sebagaimana mereka... Tak kurangkah kita menjemput jodoh yang diridhai-Nya... Dan beberapa pertanyaan lain yang intinya sama, kapan menikahnya?

Saudaraku.... Dunia Belum Berakhir...

Maka...Tak usah khawatir....Masih ada waktu untuk berpikir, dzikir, do'a dan memaksimalkan ikhtiar sebelum semua kehidupan berakhir...

Manakala sang pujaan belum juga bersua, kuncinya kita butuh ikhlas dan sabar menghadapinya...

Saudaraku... Kita sebagai muslim yang baik sudah diberi bekal dalam menghadapi beberapa perkara, jika diuji bersabar dan bersyukur manakala Allah limpahkan karunia kepada kita. Apapun yang saat ini kita alami, keikhlasan itulah yang akan menjadi penopangnya dan kesabaranlah yang akan menguatkannya...

Maka sejenak renungkan dan berhentilah menyudutkan diri sendiri, merasa tak layak, tak pantas yang pada akhirnya putus asa..

Hal lain yang mesti kita miliki selain positive thinking ( berpikir positif ) adalah positive feeling ( berperasaan positif ). Hati dan perasaan mestilah kita bersihkan dari hal-hal yang membuat kita merasa tak berdaya....

Tatkala sang pujaan belum bersua, ini bukanlah akhir dari segalanya saudaraku...

Bisa jadi Allah menguji kesungguhan dan kesiapan kita. Sesungguhnya Allah lebih tahu tentang kita dan segala kebutuhan kita...

Mencoba memahami kembali hakikat pernikahan adalah untuk mendapat ridha-Nya dengan jalan yang diridhai-Nya pula, maka akan menguatkan azzam kita bahwa pernikahan yang bahagia adalah sebuah ikhtiar yang sebenarnya,tak sekedar merangkai cerita cinta sebagai pemanis belaka. Karena yang kita damba adalah kekasih halal sebagai tempat berbagi, menjadi kawan dalam perjalanan meniti kasih Illahi, menuju gerbang surga dalam maghligai rumah tanggga yang diridhai...

Semoga segala harap kita menjadi nyata, aamiin..

Kamis, 22 November 2012

Begitulah cinta,,, ketika ia bersemi dalam hati, terkembang dalam kata, terurai dalam perbuatan.
ketika berhenti dalam hati, itulah cinta yang lemah dan tak berdaya, ketika hanya berhenti dalam kata itulah cinta yang di sertai dengan kepalsuan........
wanita tdk d ciptakan dari tulang kepala laki2, agar mereka tdk merasa menjadi pemimpin bg laki2 sehingga mereka tunduk dan patuh terhadap laki2.
wanita tdk d ciptakan dari tulang kaki laki2, agar mereka tdk d injak2 ataupun merasa tdk d hargai shingga mreka mampu menjadi sumber kekuatan bg laki2.
wanita d ciptakan dari tulang rusuk dekat dg hati, agar mereka merasa d cintai sehingga mereka mampu menjaga diri anda untuk ttp mencintai ALLOH....
TIPS DAN NASIHAT UNTUK MENIKAH MENURUT ISLAM ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Umumnya setiap orang yang dewasa pasti ingin menikah untuk membentuk keluarga sakinah mawaddah war rahmah atau keluarga yang bahagia di dunia dan akhirat.
Apalagi nikah adalah satu perintah agama:

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [An Nuur:32]

Barangsiapa kawin (beristeri) maka dia telah melindungi (menguasai) separo agamanya, karena itu hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separonya lagi. (HR. Al Hakim dan Ath-Thahawi)

Hadis riwayat Anas ra.:

Bahwa beberapa orang sahabat Nabi saw. bertanya secara diam-diam kepada istri-istri Nabi saw. tentang amal ibadah beliau. Lalu di antara mereka ada yang mengatakan: Aku tidak akan menikah dengan wanita. Yang lain berkata: Aku tidak akan memakan daging. Dan yang lain lagi mengatakan: Aku tidak akan tidur dengan alas. Mendengar itu, Nabi saw. memuji Allah dan bersabda: Apa yang diinginkan orang-orang yang berkata begini, begini! Padahal aku sendiri salat dan tidur, berpuasa dan berbuka serta menikahi wanita! Barang siapa yang tidak menyukai sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku. (Shahih Muslim No.2487)

Hadis riwayat Sa`ad bin Abu Waqqash ra., ia berkata:

Rasulullah saw. melarang Usman bin Mazh`un hidup mengurung diri untuk beribadah dan menjauhi wanita (istri) dan seandainya beliau mengizinkan, niscaya kami akan mengebiri diri. (Shahih Muslim No.2488)

Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” Muttafaq Alaihi.

Nah bagaimana caranya agar kita bisa memiliki keluarga yang bahagia?

Itu semua tak lepas dari usaha, doa, dan tawakkal kita kepada Allah SWT. Allah dan RasulNya sudah memberi petunjuk di Al Qur’an dan Hadits.

Melihat dan berkenalan

Sebelum memutuskan untuk menikah, kita harus melihat dulu calon pasangan kita. Ini agar tidak seperti membeli kucing dalam karung:

Menurut riwayat Muslim dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah bertanya kepada seseorang yang akan menikahi seorang wanita: “Apakah engkau telah melihatnya?” Ia menjawab: Belum. Beliau bersabda: “Pergi dan lihatlah dia.”

Jangan Berpacaran

Meski kita harus ta’aruf atau mengenal, tapi pacaran dalam Islam adalah hal yang terlarang.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]

Ada orang yang berpacaran sampai bertahun-tahun lebih. Bahkan ada pula yang sampai kumpul kebo dengan alasan agar bisa mengenal calon pasangannya. Itu adalah haram. Toh begitu menikah, banyak juga yang cerai.

Sebab bagaimana pun juga orang pacaran itu selalu menutupi kekurangannya dan hanya menampilkan yang baik-baik saja. Banyak ulama mengatakan, kalau pacaran itu tidak pernah kita mendengar suara kentut dari pasangan kita. Tapi begitu menikah, sering sekali kedengaran. Jadi pacaran itu bukanlah hal yang yang tepat untuk mengenal pasangan.

Untuk mengenal pasangan anda, carilah informasi dari orang dekatnya entah itu saudara, teman, atau tetangganya. Minta juga penilaian dari orang tua dan keluarga anda. Sebab orang yang jatuh cinta itu banyak yang “buta.” Tidak dapat melihat kekurangan orang yang dia cinta.

Dari statistik Ohio University dijelaskan bahwa 1 dari 3 wanita di AS pernah diperkosa. Kemudian dari Ensiklopedi MS Encarta juga dijelaskan 80% pelaku adalah pacar dari si korban. Hanya 16% kasus perkosaan yang dilaporkan. Banyak kasus perzinahan mungkin sebetulnya adalah perkosaan di mana si pacar mendesak untuk diberi jatah. Jadi pacaran itu dampak negatifnya cukup banyak.

Sulit Mencari Jodoh?

Ada juga orang yang sulit mencari jodoh. Kemungkinan orang ini terlalu pilih-pilih atau selektif. Yang penting itu sebenarnya akhlak dan agamanya. Tampang itu yang biasa-biasa saja, begitu pula yang lainnya.

Selain itu seringlah bersilaturrahim ke tempat saudara atau mengikuti pengajian. Makin luas silaturrahim anda, makin mudah pula anda mencari jodoh. Jangan lupa untuk senantiasa senyum sehingga orang tidak kabur ketika melihat anda…

Jangan Melamar Wanita yang Sedang Dilamar Orang Lain

Ada pepatah Perancis: “Cherchez la Femme” Artinya, (jika ada keributan) carilah wanitanya. Ini karena sering terjadi perkelahian untuk memperebutkan wanita. Tak jarang berakhir dengan maut. Oleh karena itu, Islam melarang seseorang untuk melamar wanita lain yang sedang dilamar pria lain.

Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah seseorang di antara kamu melamar seseorang yang sedang dilamar saudaranya, hingga pelamar pertama meninggalkan atau mengizinkannya.” Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari.

Memilih Pasangan Hidup

Pertama-tama kita harus mencari pasangan hidup yang baik menurut agama. Mungkin banyak orang mengeluh karena dia sulit mendapat jodoh. Tidak ada pria/wanita yang mendekati dirinya. Nah orang itu harus introspeksi diri.

Pertama apakah penampilannya kucel dan semrawut? Jika ya, jangan heran jika banyak orang tidak menengok dirinya. Kita harus berpenampilan bersih, rapi, dengan wajah yang ceria. Jika wajah murung atau cemberut tentu orang juga enggan mendekat. Itulah sebabnya Nabi berkata “Senyum itu sedekah”

Kemudian lihat pergaulan atau jaringan teman dan keluarga anda. Apakah anda sehari-hari hanya berkurung diri di kamar saja? Tentu saja anda tidak harus melakukan dugem di diskotik yang akhirnya paling hanya dapat pecandu narkoba/alkohol sebagai suami/istri. Tapi anda bisa mengikuti pengajian di lingkungan rumah anda.

Bagaimana pun juga keluarga dan teman bisa jadi mak comblang/perantara yang ampuh untuk mencari jodoh.

Jangan pasang kriteria terlalu tinggi, misalnya harus ganteng/cantik, harus cerdas lulus S3, kaya, dan beriman. Sulit mencari orang yang sempurna. Jika pun anda bisa menemukan orang yang seperti itu, belum tentu dia mau dengan anda.

Pilihlah wanita yang beriman dan saleh untuk jadi pasangan anda:

Sesungguhnya dunia seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita (isteri) yang sholehah. (HR. Muslim)

Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaannya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu. (HR. Muslim)

Wanita yang baik akan senantiasa menjaga auratnya. Dia tidak akan menerima tamu pria yang bukan muhrimnya jika anda pergi bekerja.

Sebaliknya, jangan pilih wanita yang mengumbar auratnya/sexy untuk menggoda para pria. Banyak terjadi wanita seperti ini ketika suaminya pergi, maka dia selingkuh dengan pria lain. Bahkan tidak jarang akhirnya membunuh suaminya agar bisa tetap bersama pacarnya. Semoga hal ini tidak menimpa kita semua.

“Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin” [An Nuur:3]

Pilih wanita yang beriman. Bukan yang musyrik/beda agama:

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” [Al Baqarah:221]

Sebelum anda jatuh cinta dengan seseorang, teliti dulu agamanya. Islam apa bukan? Jika Islam, perhatikan lagi, sholat apa tidak? Jika tidak sholat, sebaiknya tinggalkan karena sholat adalah pembeda antara orang yang beriman dengan orang kafir.

Seganteng atau secantik apa pun orang yang membuat anda jatuh hati, jika dia kafir niscaya akan dibakar dengan api neraka sehingga wujudnya akan jadi mengerikan. Jika anda pernah menyaksikan mayat yang hangus hitam terbakar, ingatlah itu. Seganteng apa pun orang itu misalnya seganteng Primus atau Keanu Reves, tapi jika dia kafir maka wajahnya akan mengerikan bukan hanya di neraka. Tapi juga di kubur. Ingatlah hal ini agar anda tidak tertarik dengan orang kafir yang ganteng atau cantik.

Meski mungkin sudah banyak yang tahu, ada baiknya kita baca ayat di bawah tentang siapa yang tidak boleh kita nikahi:

“Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [An Nisaa’:23]

Amati Bagaimana Amarahnya

Setiap orang pasti pernah marah. Cuma ada yang melampiaskan kemarahannya dengan perbuatan yang menyakitkan, ada juga yang sekedar mengeluarkan kata-kata kotor, ada pula yang sekedar diam saja.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi akibat pasangan tidak mampu mengontrol amarahnya. Kadang bukan sekedar melukai, tapi juga bisa membunuh pasangan atau anaknya. Oleh karena itu anda harus bisa mengetahui bagaimana sifat calon pasangan anda jika marah agar tidak menyesal nantinya. Jangan sampai, terutama kaum wanita, jadi sansak hidup yang selalu dipukul oleh suaminya.

Ada wanita yang baru tahu suaminya kasar setelah menikah. Sering memukul hingga membuat dia berdarah. Sebelum menikah, katanya calon suaminya sangat baik. Oleh karena itu tak ada salahnya jika anda sekali dua kali mencoba membuat pasangan anda marah agar hal semacam itu bisa dideteksi secara dini. Jika anda terlanjur menikahi orang seperti ini, sebaiknya segera mencari perlindungan dan bercerai. Memang setelah marah mereka sangat baik dan sangat cepat menjadi baik lagi karena seluruh kemarahannya mereka keluarkan kepada anda. Tapi pasti mereka akan mengulanginya lagi.

Sebaik-baik orang adalah yang diam jika dia marah. Jika pun berkata, dia sekedar mengungkapkan hal yang dia tidak suka tanpa menyebut anda dengan sebutan yang buruk.

Paling dekat dengan aku kedudukannya pada had kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya. (HR. Ar-Ridha)

Bila seorang dari kamu sedang marah hendaklah diam. (HR. Ahmad)

Selama menikah, Nabi belum pernah memukul istri atau pun anak-anaknya.

Pada saat anda sudah menikah, sebaiknya hanya ada 1 pihak saja yang marah. Yang lain sebaiknya mengalah. Ketika marah, jangan sekali-kali mengucapkan kata “Cerai.” Sebab itu bukanlah kata yang bisa diucapkan secara main-main atau untuk mengancam.

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tiga hal yang bila dikatakan dengan sungguh akan jadi dan bila dikatakan dengan main-main akan jadi, yaitu: nikah, talak dan rujuk (kembali ke istri lagi).” Riwayat Imam Empat kecuali Nasa’i. Hadits shahih menurut Hakim.

Jangan pula anda mengeluarkan kata-kata dari “Kebun Binatang” atau pun sebutan menyakitkan lainnya.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri (sesama Muslim) dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” [Al Hujuraat:11]

Jangan Mencintai Pasangan Anda Secara Berlebihan

Menurut pepatah Inggris: “Love me little, love me long”. Cintai aku sedikit, tapi abadi. Biasanya pasangan yang cintanya berlebihan, sehingga di depan umum pun tampil sangat mesra, dalam beberapa tahun saja pasti bercerai. Ini karena rasa cintanya terlalu diumbar sehingga dalam waktu singkat sudah “habis.”

Dalam Islam, kita tidak boleh berlebihan. Kita harus mengutamakan cinta kita kepada Allah dan Rasulnya. Jika pun kita mencintai sesama atau pasangan kita, itu karena Allah.

Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)

Jika kita mencintai pasangan kita lebih daripada Allah, niscaya hati kita akan hancur dan putus asa jika pasangan kita meninggalkan kita baik karena cerai atau pun karena mati.

Sebaliknya jika kita mencintai Allah di atas segalanya, niscaya kita akan selalu tegar dan tabah karena kita yakin bahwa Allah itu Maha Hidup dan Abadi serta selalu bersama dengan hambanya yang Saleh.

Menikahlah Karena Cinta

Seharusnya kita menikah karena cinta. Bukan karena paksaan. Oleh karena itu, sebetulnya kisah kawin paksa antara Siti Nurbaya dengan Datuk Maringgih itu bertentangan dalam Islam.

Dari Zakwan ia berkata: Aku mendengar Aisyah berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang seorang gadis perawan yang dinikahkan oleh keluarganya, apakah ia harus dimintai persetujuan ataukah tidak? Beliau menjawab: Ya, harus dimintai persetujuan! Lalu Aisyah berkata: Aku katakan kepada beliau, perempuan itu merasa malu. Rasulullah saw. bersabda: Itulah tanda setujunya bila ia diam. (Shahih Muslim No.2544)

Syiarkanlah Pernikahan

Dalam Islam, pernikahan itu meski itu adalah pernikahan kedua, ketiga, atau keempat (poligami) harus disiarkan ke masyarakat luas agar nanti tidak terjadi fitnah.

Dari Amir Ibnu Abdullah Ibnu al-Zubair, dari ayahnya Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sebarkanlah berita pernikahan.” Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Hakim.

Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:

Bahwa Nabi saw. melihat warna bekas wangian pengantin di tubuh Abdurrahman bin Auf, lalu beliau bertanya: Apakah ini? Abdurrahman menjawab: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku baru saja menikahi seorang wanita dengan mahar seharga lima dirham emas. Rasulullah saw. lalu bersabda: Semoga Allah memberkahimu dan rayakanlah walaupun dengan seekor kambing. (Shahih Muslim No.2556)

Dari Anas Ibnu Malik ra bahwa Nabi SAW pernah melihat bekas kekuningan pada Abdurrahman Ibnu Auf. Lalu beliau bersabda: “Apa ini?”. Ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menikahi seorang perempuan dengan maskawin senilai satu biji emas. Beliau bersabda: “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah (resepsi) walaupun hanya dengan seekor kambing.” Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim.

Sering orang melakukan pernikahan secara diam-diam atau nikah siri sehingga orang banyak tidak tahu apakah mereka berdua menikah atau tidak. Itu jelas tidak sesuai dengan sunnah Nabi. Jika yang dilakukan pernikahan siri adalah istri kedua sementara istri pertama dirayakan, maka itu adalah ketidak-adilan yang tidak bisa ditolerir.

Dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi SAW bersabda: “Barang siapa memiliki dua orang istri dan ia condong kepada salah satunya (tidak adil), ia akan datang pada hari kiamat dengan tubuh miring.” Riwayat Ahmad dan Imam Empat, dan sanadnya shahih.

Jangan Bercerai

Perceraian adalah hal yang halal tapi dibenci Allah:

Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Perbuatan halal yang paling dibenci Allah ialah cerai.” Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah

Kenapa begitu?

Karena perceraian bukan hanya menyakitkan pihak yang bercerai, tapi juga anak-anaknya.

Agar tidak bercerai, maka suami harus bertanggung-jawab memberi nafkah lahir dan batin pada istrinya dan keluarganya serta memperlakukan mereka dengan baik.

Istri juga harus paham bahwa suami adalah pemimpin keluarga dan menghormatinya.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..” [An Nisaa’:34]

Sediakanlah makan dan minuman bagi suami dan keluarganya. Karena wanita bertanggung-jawab mengatur hal itu. Masing-masing punya tugas dan tanggung–jawab.

Jika marah, sebaiknya diam. Jangan melontarkan kata-kata yang menyakitkan. Apalagi sampai main tangan. Jika ada satu yang marah, yang lain hendaknya mengalah. Sebab kalau keduanya sama-sama marah bisa berakibat “fatal.”

Istri juga harus menghargai orang tua suami, begitu pula sebaliknya karena kedua orang tua tersebut seolah-olah sudah jadi orang tua mereka semua.

Sering perceraian terjadi karena faktor ekonomi, misalnya suami penghasilannya kurang atau bahkan diPHK. Istri hendaknya tidak diam atau justru merongrong suaminya. Sebaliknya coba bantu suaminya mencari nafkah.

Meski wanita tidak wajib mencari nafkah, toh Khadijah yang merupakan wanita yang paling utama, membantu Nabi dengan harta kekayaannya.

Saya lihat juga para istri yang langgeng menikah dengan suaminya, aktif membantu suaminya mencari uang dengan membuka katering atau berdagang di rumah sehingga mereka bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga kuliah.

Rajinlah berolahraga agar anda bisa memberi nafkah lahir dan batin. Bagaimana pun juga menurut Nabi Kesehatan adalah nikmat terbaik setelah iman. Karena itu peliharalah dengan berolahraga.

Seringlah berdoa: “Robbana hablana min azwaajina wa dzurriyatina qurrota a’yuun. Waj’alna lil muttaqiina imaama” (Ya Allah, jadikanlah istri-istri dan anak-anak kami sebagai penghibur hati. Dan jadikanlah kami sebagai pemimpin orang-orang yang takwa).

Waallohua’lam ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Rencana Masa Depan


Rencana Masa Depan
Rencana masa depan? Ahhh… saya ingin sekali bercerita tentang hal ini..
Well.. Menikah, mungkin itulah rencana masa depan saya, setiap wanita mungkin menginginkan sebuah pernikahan, mendapatkan suami yang selalu mengerti, membimbing saya menjadi lebih baik, dan bersama-sama berusaha mendapatkan Ridho Alloh SWT. Menjadi seorang ibu yang baik untuk anak-anak, menjadi madrasah pertama untuk anak-anak, dan menjadikan mujahid-mujahid kecilku yang berguna untuk orang lain, bangsa, negara, dan agama. Mujahid kecil yang dapat membanggakan kedua orang tuanya.
Dalam hidup saya, saya ingin hidup dengan waktu yang bisa saya atur sendiri. Saya ingin mempunyai cukup waktu untuk menemani keluarga saya. Saya tidak ingin selama dua belas jam sehari dalam hidup saya biarkan habis di luar rumah, saya ingin bisa menemani anak-anak saya kelak belajar, bermain atau mengantarkan mereka ke sekolah
Selain menikah, rencana untuk pendidikan sendiri, saya ingin menyelesaikan kuliah S1 dan jika ada kesempatan melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, mengapa tidak..??
Menjadi guru SD/MI, karena jika berada dekat anak-anak itu seperti terbebas dari beban, hidup terasa tak ada masalah, mungkin karena anak-anak itu sendiri yang masih polos dan apa adanya.
Saya bercita-cita memiliki sekolah sendiri kelak, yang satu lingkup dengan rumah nantinya. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, saya ingin tetap bisa meluangkan waktu dengan keluarga saya kelak. Setelah koordinasi dengan rekan-rekan, murid-murid, mengerjakan beberapa pekerjaan atau mengajar murid-murid, saya bisa langsung ke rumah untuk santap siang bersama keluarga yang kemudian setelah itu saya bisa menemani anak-anak tidur siang. Menyenangkan bukan? Ya.. saya ingin waktu saya untuk keluarga.
Hanya itu saja pekerjaan saya?
Tidak, saya tidak ingin pernah merasa puas dengan pekerjaan saya yang itu. Saya ingin sekali memiliki usaha lain, karena saya yakin menyimpan semua telur dalam satu keranjang itu berbahaya. Saya ingin merintis usaha lain atau berinvestasi. Saya ingin masa depan anak-anak saya terjamin semuanya.
Semoga tercapai.. Aamiin......... J J J

Rencana masa depan


RENCANA MASA DEPAN
Rencana masa depan? Ahhh… saya ingin sekali bercerita tentang hal ini..
Well..Menikah, mungkin itulah rencana masa depan saya, setiap wanita mungkin menginginkan sebuah pernikahan, mendapatkan suami yang selalu mengerti, membimbing saya menjadi lebih baik, dan bersama-sama berusaha mendapatkan Ridho Alloh SWT. Menjadi seorang ibu yang baik untuk anak-anak, menjadi madrasah pertama untuk anak-anak, dan menjadikan mujahid-mujahid kecilku yang berguna untuk orang lain, bangsa, negara, dan agama. Mujahid kecil yang dapat membanggakan kedua orang tuanya.
Dalam hidup saya, saya ingin hidup dengan waktu yang bisa saya atur sendiri. Saya ingin mempunyai cukup waktu untuk menemani keluarga saya. Saya tidak ingin selama dua belas jam sehari dalam hidup saya biarkan habis di luar rumah, saya ingin bisa menemani anak-anak saya kelak belajar, bermain atau mengantarkan mereka ke sekolah
Selain menikah, rencana untuk pendidikan sendiri, saya ingin menyelesaikan kuliah S1 dan jika ada kesempatan melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, mengapa tidak..??
Menjadi guru SD/MI, karena jika berada dekat anak-anak itu seperti terbebas dari beban, hidup terasa tak ada masalah, mungkin karena anak-anak itu sendiri yang masih polos dan apa adanya.
Saya bercita-cita memiliki sekolah sendiri kelak, yang satu lingkup dengan rumah nantinya. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, saya ingin tetap bisa meluangkan waktu dengan keluarga saya kelak. Setelah koordinasi dengan rekan-rekan, murid-murid, mengerjakan beberapa pekerjaan atau mengajar murid-murid, saya bisa langsung ke rumah untuk santap siang bersama keluarga yang kemudian setelah itu saya bisa menemani anak-anak tidur siang. Menyenangkan bukan? Ya.. saya ingin waktu saya untuk keluarga.
Hanya itu saja pekerjaan saya?
Tidak, saya tidak ingin pernah merasa puas dengan pekerjaan saya yang itu. Saya ingin sekali memiliki usaha lain, karena saya yakin menyimpan semua telur dalam satu keranjang itu berbahaya. Saya ingin merintis usaha lain atau berinvestasi. Saya ingin masa depan anak-anak saya terjamin semuanya.



Selasa, 20 November 2012

seandainya


Seandainya kau mau buka tirai disanubarimu, kau akan tahu pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya, hingga pelabuhan itu  jadi rumahmu dan pelabuhan hatimu...
Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi jiwa kita..
Sehingga,,,  saat seseorang itu pun hilang begitu saja  bayangnya masih ada.. setangkup harapan agar dia kembali.. walau ada kata-kata dan sikapnya yang menyakkitkaan hati.. akan selalu ada beribu maaf untuknya..
Masih ada beribu penantian walau tak pasti.. masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain..
Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.. haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia..???
Masih ada sejuta asa, sejuta makna, dan masih ada pijar bintang dan mentari yang akan selalu bercahaya dilubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama..
Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya.. disaat yang tepat.. dengan seseorang yang tepat dan dengan pilihan yang tepat hanya dari Alloh,disaat dihalalkan-Nya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah....